Kakek Penjala Ikan

Cerpen

Kakek Penjala ikan

Didesa terpencil hiduplah seorang kakek sebatang kara dan setiap hari Si Kakek kerjanya menjala ikan,untuk mencukupi kehidupannya setiap hari.

Si Kakek hidup dengan segala kekurangan tapi hati dan pikirannya selalu bahagia dan sukacita

Menjelang subuh seperti biasanya Si Kakek harus mempersiapkan alat2 untuk menjala ikan,Tapi sebelum pergi Si Kakek masuk kamar dan berdoa,mohon perlindungan Tuhan supaya pekerjaannya diberkati.

Setelah berdoa Si Kakek keluar dari kamar dan berangkat ke sungai yang tak jauh dari rumahnya untuk menjala,setelah sampai disungai seperti biasanya Si kakek melemparkan jalanya ke sungai tapi belum mendapatkan ikan,Tapi Si Kakek tidak pernah putus asa.


Hari sudah mulai siang tapi Si Kakek tidak putus asa dan terus melemparkan jalanya kedalam sungai,alhasil Si Kakek dengan sigapnya mengangkat jala yang sudah terisi berbagai macam ikan,lalu Si Kakek mengambil ikan dan memasukan kedalam ember untuk dibawah pulang.

Si Kakek pulang dengan penuh sukacita dan gembira,karena setiap kesabaran pasti ada hasilnya.
Karena Tuhan sungguh bekerja dalam setiap pekerjaan yang kita tekuni.

Terima kasih Yesus❤️❤️

Cerita Fiktif
Karya:
Edy Kota

Bengkong
20112020

Belajar_Bahasa_Kiasan

[[[ SYAIR LIDAH API ]]]

Penulis: Adi Taufika Adi
(Ridho An Nidzar)
Genre: Syair

Serigala datang menyemburkan api
Daun-daun kering terbakar ambisi
Kuncup entah ke mana pergi
Layu terjuntai menjamah bumi

Siul serigala puas sebagai lambang
Menggagalkan tangkai menawarkan kembang
Semusim waktu telah hilang
Tapi belum berarti telah menang

Siul sumbang akhirnya terdengar
Mengganggu naga yang nyaman bersandar
Muntahlah api yang juga membakar
Agar ambisi lunas terbayar

Semua ini belum selesai
Menunggu waktu yang akan sampai
Jual beli masih saling mengandai
Entah siapa yang akan tergadai

Ini baru saja digelar
Episode terakhir belum diputar
Tunggulah sampai penonton bubar
Bersama saat ditutup layar

Lampung, 20 Juli 2020

WAKTU DIDESA

Kala senja waktu didesa

Kami berkumpul bersama dan saling berbagi,canda tawa kami begitu polos tidak ada kepura-puraan.

Terlihat sederhana tapi sungguh luar biasa kebahagiaannya.
Kami saling menyapa,tanpa ada rasa sungkan satu dengan yang lain.

Wajah polos dan anggun terpancar dari aura senyum mereka.

TUHAN
Berilah aku umur panjang biar suatu hari nanti aku kembali berjumpa dengan mereka.

Edikota
27042020

*BUDAYA TERGERUS OLEH PERUBAHAN JAMAN*

Saya hanya ingin menulis tentang peradaban budaya yang semakin tidak punya nilai lagi ditengah pertumbuhan nilai moral dan etika berbudaya. Negara kita adalah negara yang berbudaya dan bermartabat maka harus ada edukasi dari kalangan pendidik. Mulai dari pendidikan formal dan tokoh tokoh masyarakat,sehingga bangsa kita bisa menjadi bangsa yang bermartabat dan menjunjung tinggi moral dan etika berbudaya. Saya bangga memiliki bangsa ini,bangsa yang punya moral dan etika yang patut dijunjung tinggi. Jadi jangan biarkan bangsa kita dibawah oleh arus perubahan jaman dan tergerus oleh perubahan jaman.

27 april 2020

Edikota

SUKACITA DIUJUNG NESTAPA

Aku dan mereka masih ada di jalanan
Saat sukacita kita selalu bersama,dan engkau memeluk erat seakan tak bisa terlepaskan.

Sukacitaku hanya di ujung nestapa, harapanku sirna bagaikan air diatas daun talas.

Saat gembira aku ingin engkau kembali seperti dulu lagi.
Aku tertati-tati ingin bangun dari lumpur yang seakan menenggelamkan separuh dari badanku.

Hai sahabatku saat ini engkau hanya mendengar dan melihat aku dan mereka seakan tak bisa keluar dari lumpur ini.

Biarkan semua ini berlalu dari padaku.
Seakan rembulan dan bintang pun tak akan bersinar lagi untuk aku dan mereka

Aku dan mereka saat ini masih ada di jalanan,hari demi hari kami lalui tanpa sahabat.
Sahabat yang dulu pergi begitu saja seakan tak ada lagi kenangan bersama kami.

Kenangan bersama sahabat hanya ada diujung nestapa.
Sahabat ku pergi dan melupakan aku dan mereka,kami hanya bisa berdoa buat mu sahabat supaya kelak kita bisa bersama lagi.

Suara dari kami yang ada di jalanan

Bengkong dalam
23 OKTOBER 2019

By
EDI KOTA

KAMI ADA DIJALAN

KAMI ADA DIJALAN

Waktuku tidak lama lagi berada di jalan ini
Kisah lama telah kusimpan dalam memori ingatanku.

Kucoba untuk mengukir kembali tentang kisah bersama mereka.

Bukan aku tidak kuat berada di jalan ini,namun tiupan angin,menghempaskan aku keluar dari jalan ini.

Di jalan ini memang penuh dengan kekerasan,tapi di jalan ini aku belajar untuk bangun dari hiruk pikuk para pelewat jalan.

GENERASI PECINTA BOLA PLASTICK
Bengkong dalam
05-11-2019

By
Edy kota

CAHAYA DARI JEMBATAN YANG PATAH

Berjalan bersama beban tanpa melihat kebelakang

Lelah rasanya dan ingin berbagi beban tapi tak mungkin

Pundak ku terasa pegal dan kakiku sudah tak bisa melangkah tapi harus ku pikul sampai ketempat tujuan.

Jemari tangan dan kakiku sudah lemas dan langkah kakiku hampir tak bisa berjalan lagi.

Tapi ada cahaya yang terbaik dari jembatan yang terbakar.

Bengkong dalam
10 desember 2019

Edikota

AIR MATA DAN PELUH

AIR MATA DAN PELUH

Hebat bukan karena mereka bekerja keras tapi cinta mereka yang begitu tulus dan kasih mereka yang begitu besar terhadap orang-orang yang mereka cintai.

Air mata dan peluh menetes disetiap persimpangan jalan tapi masih ada senyuman yang terpancar dari wajah keriput mereka.

Mereka tak pernah mengeluh dan tak mau menyerah dengan keadaan yang seharusnya mereka berhenti tapi hanya karena satu impian buat orang-orang yang mereka kasihi.

pemberian_yang_sederhana_dengan_cinta_yang_besar

08-01-2020
Edikota

BERKACA PADA CORONA

Berkaca pada corona

Saat ini dunia seakan mati rasa dengan kejadian wabah virus corona.

Alam juga ikut berduka karena dibelahan dunia saat ini sepih senyap seakan tak ada lagi penghuni.

Apakah ini takdir atau ulah manusia???

Mari kita mulai intropeksi diri kita,saat dunia mengumumkan untuk tidak berkumpul bersama.

Dalam kehening baru kita sadar bahwa pentingnya hidup bersama.

Saat ini dunia sibuk dengan medsos,sampai-sampai waktu buat berbagi pengalaman saling berbagi hampir punah karena manusia lebih sibuk dengan percakapan dunia maya.

Mungkin saat ini TUHAN mau kita kembali berkaca dengan kejadian virus corona.

Tulisan sederhana

Edi kota

KISAH RUMAH TUA

KISAH RUMAH TUA

Rumah tua ada dipinggir jalan setapak,orang sering menyebutnya rumah tua tak bertuan.

Semua orang yang lewat dijalan setapak itu pasti datang dan berteduh.

Rumah tua ini tidak ada penghuni lagi tapi punya seribu kisah yang menarik dan banyak sekali tanaman yang ada disekitar halaman rumah tua,sehingga orang selalu datang untuk mengambil gambar dan berselfie ria disekitar halaman rumah tua.

Suatu sore kala itu ada seorang laki paruh baya berdiri disamping rumah tua dan ditangannya memegang sapu lidi dan dia sedang menyapu dihalaman rumah tua tersebut,sambil menyapu dia(laki paruh baya) mengeleng gelengkan kepalanya,dan berkata”semua orang yang datang kemari hanya melihat keindahan disekitar halaman rumah ini tapi tak pernah mereka menyadari bahwa kedatangan mereka kesini hanya membawa sampah saja dihalaman rumah tua ini.

Sekarang rumah tua ini penuh dengan sampah dan tidak ada satu orang pun dari mereka yang mau membersihkan tapi hanya seorang lelaki tua yang mau membersihkan.
Katanya lagi,,biarkan mereka membawa sampah kesini tapi keindahan rumah tua ini selalu ada didalam hati para pelewat jalan setapak ini.

22.03.2020
By
Edi kota

MENTAL MISKIN BERJIWA PENGEMIS

@Tulisn ini sudah lama kita temui dan baca tapi Menarik untuk Kita baca lagi se akan cocok dengan situasi kita saat inI..
🤫😷😷😷🤫

MENTAL MISKIN BERJIWA PENGEMIS

Yang mampu harus tau diri

Seorang sahabat yang tinggal di Australia bercerita tentang pengalamannya:

Suatu sore, sesudah menikmati secangkir capucino di Gloria Jeans Café yang capucino-nya paling enak -menurut saya- kami mampir ke toko roti.

Kami membeli sebatang roti kismis dan minta kepada si mbak penjaga toko untuk dipotongkan, sehingga nanti di rumah gampang, tinggal comot dan makan.

Selesai dipotong dan dibungkus rapi, lalu diserahkan kepada saya. Langsung saya berikan uang lembaran 10 dollar. Tapi ditolak dengan senyum manis, sambil berucap:

”It’s free nothing to pay.”

“Are you sure ?” kata saya.

Gadis remaja yang tugas jualan disana, menjelaskan bahwa kalau sudah ditutup, roti tidak boleh lagi dijual. Boleh diberikan kepada siapa yang mau atau diantarkan ke Second Hand shop untuk orang yang membutuhkan.

Agak tercengang juga saya dengar penjelasannya.

Terbayang, kalau di Indonesia, wah bisa bangkrut ini, karena orang bakalan menunggu toko tutup supaya dapat yang gratis.

Belum selesai ngobrol dengan si mbak, tiba-tiba ada suami istri, yang juga mau belanja roti. Rupanya mereka tanpa saya sadari sudah mendengar percakapan kami. Si pria adalah orang Australia, sedangkan istrinya adalah tipe orang Asia. Si wanita juga minta roti di mbak, tapi di cegah oleh suaminya, sambil berkata:

“No darling ~ please. We have enough money to buy. Why do we have to pick up a free one? Let’s another people who need it more than us take it.”

Wah … wah, merasa tersindir wajah saya panas……dalam hati saya bergumam, ”Hmm saya ini jg pengusaha, bkn mau cari gratisan”.

Tapi, syukur cepat sadar diri, gak sampai terucapkan. Karena toh mereka tidak omongin saya langsung.

Hingga menjelang tidur, kata-kata si Suami kepada istrinya masih terngiang-ngiang rasanya.

“We have enough money to buy……..why do we have to pick up a free one.”

Setelah saya renungkan, saya merasakan bahwa kata-kata ini benar. Kalau semua orang yang punyai duit, ikut antri dan dapatkan roti gratis, yang biasanya diantarkan ke Second Hand Shop untuk dibagi bagikan gratis, berarti orang yang sungguh-sungguh membutuhkan tidak bakalan kebagian lagi roti gratis.

Pelajaran hidup ini tidak mungkin akan saya lupakan.

Kalau kita sanggup beli. Jangan ambil yang gratis. Biarlah orang lain yang lebih membutuhkan mendapatkannya. Sungguh sebuah kepedulian akan sesama yang diterapkan dengan kesungguhan hati.

Kini saya baru tahu, kenapa kalau di club ada kopi gratis, tapi jarang ada yang ambil. Mereka lebih suka membeli. Bukan karena gengsi2an.
Tetapi terlebih karena rasa peduli mereka pada orang lain, yang mungkin lebih membutuhkan.

Tuhan sudah memberikan berkah yang cukup untuk kita. Tidak perlu lagi kita mengambil bagian berkah yang diperuntukkan bagi orang lain.

Ketika kita mendengar ada program pemerintah untuk membantu orang miskin, apa yang ada dalam benak kita?

Apa kita akan ikut bersiasat agar mendapat bagian?

Ataukah kita merekayasa data agar kerabat dan saudara kita dapat bagian juga?

Atau kita sok jadi pahlawan dengan mengajukan diri sebagai pendamping program, tapi dalam pikiran kita tersimpan niat busuk untuk memperkaya diri sendiri?

Sahabat, kemiskinan bukan untuk dipolitisir dan dieksploitasi.

Orang miskin dan kemiskinan adalah ladang amal. Keberadaan orang miskin adalah cara Tuhan untuk menguji sejauh mana kepedulian dan keimanan kita.
Sementara kemiskinan adalah mental yang mesti dirubah dan diberantas.

Mental minta-minta, mental gratisan, mental potong kompas, termasuk mental jualan data orang miskin.

Semua itu adalah Mental Pengemis yang membuat bangsa ini rendah dan terhina. Itulah kemiskinan KULTURAL.

Sudah saatnya kita bangkit dan sadar, tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.

Menjaga harga diri lebih baik daripada menjatuhkan kehormatan hanya demi sesuap nasi.

“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?”

Moga Bermanfaat..

Manusia tanpa kepala

Manusia tanpa kepala hidup ditengah tengah kerumunan orang.

Ketika siang dan malam manusia tipe ini selalu mengaggap sama saja dan ketika musim hujan dikira lagi mandi,saat musim panas dianggap kebakaran.

Hidup dikerumun hanya membuat benalu bagi orang lain dan pengaruhnya hanya membawa orang kejalan yang sesat

Manusia tipe ini sering disebut kepala tanpa otak,berjalan mau lurus saja tanpa melihat kiri dan kanan.

Hidup tengah tengah orang seperti badan tanpa kepala.

20042020

Edikota

SANG PEMABUK

ALKOHOL

Cintaku terhadap generasi dan putra-putriku dibumi pertiwi ini hanyalah sebuah ilusi.

Mengapa aku harus menyesal dengan tingkah laku putra-putriku dibumi pertiwi ini dan harus memaksakan mereka untuk berbuat baik,sedangkan aku selalu berbuat dan mengajarkan hal-hal yang seharus mereka tidak meniruhnya.

Dihadapan mereka aku begitu leluasa meneguk setiap tetesan alkohol dan tanpa aku sadari bawasannya aku sedang mengajarkan kepada mereka tentang budaya mabuk-mabukan.

Saat ini aku hanya bisa menulis dan berupaya untuk keluar dari budaya ini,tapi apalah daya suaraku tertutup oleh segudang botol alkohol diteras rumah sang peminum.

01-01-2020
EDI KOTA

Meneladani Sto. Paulus

  1. Jadilah air jika ada api dlm Tim
  2. Meneladan pada Paulus, melayani
  3. Dipilih Tuhan maka hrs bangga, bahagia Dan bersyukur
  4. TEAM = Together Everyone Achieve More
  5. Cinta adalah dasar pelayanan
  6. Yoh. 21:15-17 Yesus tanya sampai tiga kali karena Yesus membutuhkan KESETIAAN dan KEJUJURAN dalam pelayanan
  7. Pesan perutusan: TIDAK BAWA BEKAL
  8. It’s hard to fly when something is weighing you down
  9. Kekhawatiran tidak menghilangkan masalah besok tapi menghilangkan kedamaian hari ini
  10. Seluruh team harus RESPECT, CARE, RESPONSIBILITY, KNOWLADGE dan FOCUS
  11. Jangan pernah berharap bahwa semua orang akan menyukai kita. PASTI ADA YG SUKA DAN TIDAK SUKA
  12. Setiap hal yg tdk menyenangkan, jadikan CAMBUK utk bisa bangkit lg.
  13. Aset seseorang yg terpenting adalah bukan kepala yg penuh pengetahuan, tp HATI YG PENUH CINTA, TELINGA YG MENDENGAR DAN TANGAN YG SIAP MENOLONG
  14. Jangan takut (Yes 41:10)
    15.Tugas utama Animator adalah MENCARI YG HILANG
  15. Melayani lebih sungguh: adalah melayani DENGAN SEPENUH HATI, DENGAN RENDAH HATI, DENGAN TULUS DAN SEMUA UTK KEMULIAAN TUHAN
  16. Gembira dan senantiasa bersyukur (1 Tim 1:12)
  17. Puncak pelayanan adalah PENGHAMPAAN DIRI
  18. Iman bertumbuh saat orang mengalami krisis, bukan dlm keadaan sukacita.
  19. MELIHAT lebih JELAS
  20. MENCINTAI lebih MESRA
  21. MENGIKUTI lebih DEKAT dari hari ke hari
  22. GAGAL yang sesungguhnya adalah ketika kita berhenti berusaha
  23. Pelayanan adalah melakukan HAL-HAL KECIL dgn CINTA YG BESAR

🍇🍇🍇
Kita anggur baru di kantung yang baru

Rm.Jack Buran ss. cc

Tindakan dan kata-kata

TINDAKAN DAN KATA-KATA

Aku memberi orang-orang
apa yang mereka inginkan.
Aku membawakan sajak karena mereka
menyukainya sebagai hiburan.
Di negaraku, orang tidak menyukai puisi.
Sudah lama aku mencari orang yang
menginginkan tindakan, tetapi
mereka semua ingin kata-kata.
Aku siap menunjukkan tindakan pada kalian;
tetapi tidak seorang pun akan menyikapinya.
Maka aku hadirkan padamu — kata-kata.
Ketidakpedulian yang bodoh,sebab aku masih ada dijalanan.

Bagaimanapun Kita adalah sahabat.
😇😇😇😇😇🏘🏘🇮🇩🇮🇩

KAMI ADA DIJALAN

KAMI ADA DI JALAN

Kami di tinggalkan seperti sampah
Kami di buang ketika tidak di butuhkan lagi
Saat gembira kami selalu bersama
Saat sulit kami di tinggal pergi

Saat ini engkau membuang makanan karena kelebihan.
Kami ada di jalan,mengais sisa makanan yang terbuang.

Di saat dunia sedang berpesta pora dan menghambur2kan duit.
Kami di sini hanya memikirkan,apakah kami masih ada besok dijalan yang sering kami lalui

Di saat nestapa kami selalu bersama.
Di saat sukacita kami selalu berbagi.
Kami ada di jalan hanya untuk menyambung hidup.
Janganlah buang kami dari jalanan ini.

Suara
Dari kami ada di jalan

07-10-2019
By
Edikota

TUNAS TUMBUH DITENGAH BADAI

Kisahmu adalah kasih dari TUHAN
Senyumanmu adalah tanda syukur pada TUHAN dan alam semesta.

Hari demi hari Nona lewati dengan sukacita
Seakan tak ada beban.
Hari-harimu hanya ditemani karpet dan lantai sebagai teman mainmu.

Senyumanmu membuat hatiku tertahan untuk menangis
Engkau putri kecilku harapan dan jantung kehidupanku.
Sekarang Nona sudah berumur delapan tahun,tapi hari-harimu seakan tidak punya cerita dan seakan dunia ini tidak mengenalmu lagi.
Nona Angel putriku,Engkau jangan risau dengan dunia ini,karena dunia ini lebih memilih orang-orang yang bisa berbuat sesuatu.

Nona Angel tak perlu takut karena selalu ditemani malaikat kecilmu yang TUHAN kirim buat menemanimu.

Bapak dan Mama,Abang Risto dan Ade Faustina
Mengucapkan selamat ulang tahun buat
Nona Angelina,tetap senyum,Tuhan selalu bersamaMu.GBU

Bengkong kartini
Rabu
26-10-2011

Dari Bapak dan Mama
Yang selalu menemanimu dan mencintaimu

Bengkong dalam
26-10-2019

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai